<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8372687061297793830</id><updated>2012-02-16T04:28:33.390-08:00</updated><category term='GUBERNUR KITA'/><category term='FOKE'/><category term='WIMAR'/><category term='GUBERNU KITA'/><title type='text'>SELAMAT DATANG AROGANSI &amp; POLITISASI BIROKRASI !!!</title><subtitle type='html'>Sukseskan Kampanye ANTI PEMIMPIN AROGAN !!!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gubernurkita.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubernurkita.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hancurkan Arogansi Birokrasi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8372687061297793830.post-8353635808924828850</id><published>2007-05-26T02:30:00.000-07:00</published><updated>2007-05-26T02:32:51.904-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOKE'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GUBERNUR KITA'/><title type='text'>Fauzi bisa gugur kalau aturan ditegakkan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Fauzi Bisa Gugur&lt;/strong&gt; &lt;p&gt;Saat pembahasan profil para Cagub, sosok Fauzi Bowo paling mendapat sorotan peserta diskusi. Misalnya, moderator Daniel Awigra mempertanyakan kepada Wimar mengenai mengapa visi dan program Fauzi tidak diketahui? Apakah memang belum pernah tampil di acara Gubernur Kita?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“Fauzi Bowo belum pernah datang dan tidak akan datang selama saya menjadi panelis di acara tersebut,” jawab Wimar seraya disambut tawa dan tepuk tangan peserta. Fauzi merasa dirinya cukup hanya tampil dalam poster, stiker, spanduk, dan iklan televisi yang mempergunakan dana APBD berkedok ulang tahun Jakarta dan kebangkitan nasional. Iklan tersebut yang kerap tampil saat acara Gubernur Kita yang live di Jak-TV membahas visi, misi, dan program calon gubernur.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Terkait penggunaan uang APBD untuk iklan kampanye, Ketua Cetro Hadar N. Gumay mengatakan iklan bertema ulang tahun Jakarta dan kebangkitan nasional tidak mungkin memakai uang sendiri. Itu tentu memakai uang APBD. Dalam aturan Pilkada, perbuatan tersebut ada ancamannya. “Itu bisa membatalkan Fauzi sebagai calon,” kata Hadar. Kendati demikian, Hadar melihat sanksi aturan tersebut sulit dijatuhkan kepada Fauzi karena belum mendaftarkan diri ke KPUD dan saat ini belum masa waktu kampanye Pilkada Jakarta.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Menurut Hadar, ini adalah sesuatu yang salah dan bisa menjadi pertimbangan para pemilih di Jakarta. “Kalau saat menjadi calon saja sudah melakukan tindakan begitu, bagaimana saat memimpin nanti,” kata dia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sosok Fauzi juga diragukan akan membongkar kasus-kasus korupsi di pemerintah DKI Jakarta. Ini diantaranya terlihat ketika Wimar menanyakan ke peserta apakah yakin Fauzi akan mengungkap kasus korupsi? Dijawab peserta, “Tidak mungkin.”&lt;br /&gt;sumber :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;h5&gt;Perspektif Online&lt;br /&gt;           19 May 2007&lt;/h5&gt;            &lt;div class="ad"&gt;   &lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!-- google_ad_client = "pub-5832199713870727"; google_ad_width = 300; google_ad_height = 250; google_ad_format = "300x250_as"; google_ad_type = "text_image"; google_ad_channel ="4209954038"; google_color_border = "DDDDDD"; google_color_bg = "FFFFFF"; google_color_link = "0066CC"; google_color_url = "999999"; google_color_text = "000000"; //--&gt;&lt;/script&gt; &lt;!-- &lt;script type="text/javascript" src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt; &lt;/script&gt;--&gt;         &lt;/div&gt;                       &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pilkada DKI: Apakah Adang dan Fauzi Layak Dipilih?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8372687061297793830-8353635808924828850?l=gubernurkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubernurkita.blogspot.com/feeds/8353635808924828850/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8372687061297793830&amp;postID=8353635808924828850' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/8353635808924828850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/8353635808924828850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubernurkita.blogspot.com/2007/05/fauzi-bisa-gugur-kalau-aturan.html' title='Fauzi bisa gugur kalau aturan ditegakkan'/><author><name>Hancurkan Arogansi Birokrasi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8372687061297793830.post-5505151695940556725</id><published>2007-05-26T02:25:00.000-07:00</published><updated>2007-05-26T02:28:51.833-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOKE'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GUBERNUR KITA'/><title type='text'>Cagub Takut Debat, Jangan Dipilih</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;JAKARTA - &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Cagub yang tidak pernah mengikuti debat publik tidak usah dipilih dalam Pilkada nanti. Sebab debat publik sangat penting untuk  memperkenalkan visi, dan tujuan cagub.Kata Sukardi Rinakit.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Fauzi Bowo hakul yakin bakal menang dalam Pilkada 2007 yang akan digelar Agustus mendatang. Padahal menurut Sukardi Rinakit, meski ia telah didukung oleh partai-partai besar belum tentu kemenangan berpihak pada pria yang saat ini masih mendampingi Sutiyoso itu, karena menurutnya ia tidak pernah hadir jika dirinya diminta datang dalam setiap acara debat Calon Gubernur yang digelar oleh berbagai institusi.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Belum tentu dia (Fauzi Bowo) yang terpilih, dia terlalu yakin. Saya merasa dia sudah merasa menang di atas kertas  karena banyak mendapat dukungan dari partai-partai besar," katanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ia menginginkan agar cagub yang tidak pernah mengikuti debat publik tidak usah dipilih dalam Pilkada nanti. Sebab debat yang diselenggarakan oleh berbagi institusi sangat penting untuk  memperkenalkan visi, serta tujuan-tujuan yang akan dicapai oleh seorang calon gubernur sebagai gambaran untuk masyarakat agar memperoleh pemimpin yang tepat.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Calon untuk Jakarta harus orang yang berani, sebaiknya Fauzi Bowo (Foke) hadir dalam setiap kali acara debat," ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Hal ini menurutnya sangat penting bukan hanya untuk masyarakat tetapi juga bagi calon gubernur yang akan dipilih karena dapat memperoleh masukan sebagai ide dalam perbaikan Jakarta ke depan.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Foke sebaiknya hadir untuk menyampaikan kepada publik apa yang ingin disampaikan serta tujuan apa yang ingin dicapai kepada publik. Jadi siapapun kandidat jangan irit untuk memberikan statemen politik kepada wartawan, karena wartawan sebagai jembatan publik," ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ia juga menambahkan bahwa sejauh ini ketiga calon masih berada dalam satu level baik dalam kemampuan ekspresif maupun segala macam.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Saya belum bisa membaca sama sekali siapa yang menang, tapi kalau sudah kampanye mungkin kelihatan," tambahnya usai menggelar acara &lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Diskusi Publik&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; "Mencari Pemimpin Jakarta 2007â" yang berlangsung di Puri Agung Hotel Sahid, Jakarta, Jumat malam (25/5/2007).&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: Okezone&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8372687061297793830-5505151695940556725?l=gubernurkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubernurkita.blogspot.com/feeds/5505151695940556725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8372687061297793830&amp;postID=5505151695940556725' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/5505151695940556725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/5505151695940556725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubernurkita.blogspot.com/2007/05/cagub-takut-debat-jangan-dipilih.html' title='Cagub Takut Debat, Jangan Dipilih'/><author><name>Hancurkan Arogansi Birokrasi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8372687061297793830.post-5888568265108594956</id><published>2007-05-26T02:15:00.000-07:00</published><updated>2007-05-26T02:24:15.652-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOKE'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GUBERNUR KITA'/><title type='text'>Ancaman Bagi Kebebasan</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding-top: 10px;"&gt;        &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;&lt;td style="padding-top: 10px;"&gt;     &lt;div class="precontent"&gt;      &lt;table align="left" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding-right: 10px; padding-bottom: 10px;"&gt;        &lt;table style="border: 1px solid rgb(167, 167, 167); background-color: white; height: 44px; width: 18px;" align="left" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" style="padding-left: 5px; padding-top: 5px; padding-right: 5px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding-left: 5px;" class="smlfnt"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding-right: 5px;" class="smlfnt" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;      &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;     &lt;span&gt;      &lt;b&gt;(berpolitik.com):&lt;/b&gt; Pemecatan terhadap Wimar Witoelar merupakan ancaman bagi siapapun. Pasalnya, meski tindakan semena-mena itu tertuju pada seseorang, namun terjadinya di ranah publik yang bernama televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan pengamat Politik, Ray Rangkuti, jika benar pemecatan Wimar melibatkan tangan-tangan kekuasaan, sudah sepatutnya semua pihak mulai waspada. Baginya ini sinyal buruk bagi kebebasan individual, apalagi terjadinya di ibukota negara. "Ini bukan lagi persoalan Wimar, tapi persoalan kebebasan di ruang publik." ujar Ray Rangkuti, kordinator Lingkar Madani tatkala dihubungi berpolitik Kamis (24/5) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat,kata dia, sudah saatnya untuk lebih waspada. Pemecatan itu menunjukkan adanya kecenderungan penggunaan mesin birokrasi dan politik untuk kepentingan golongan atau individu tertentu. "Ini jelas ancaman bagi kebebasan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara khusus Ray meminta pihak televisi agar lebih tegas bersikap. "Pengelola televisi sudah saatnya tidak gentar terhadap setiap ancaman yang dilontarkan siapapun. Pengelola televisi harus berani bilang tidak. Sekali menuruti, maka selamanya televisi bakal terus diintervensi," ingatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Ray juga berharap DPRD Jakarta juga memberikan peringatan terhadap pejabat publik agar tidak mempergunakan dana APBD untuk kepentingan individunya, termasuk untuk berkampanye. Jika DPRD berani melakukan teguran, maka KPUD Jakarta juga secara moral juga bisa meminta kepada para bakal calon kepala daerah untuk tidak mempergunakan dana publik bagi kepentingan kampanyenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dibilang Berhalangan hadir&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, acara Gubernur Kita (GK) mulai Kamis malam (24/5) mulai tampil tanpa sosok Wimar sebagai panelis yang mewakili (suara) publik. Ketika membuka acara, Effendi Ghazali yang bertindak sebagai &lt;i&gt;host&lt;/i&gt; menyatakan ketidakhadiran Wimar karena yang bersangkutan berhalangan hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber malam itu, Sarwono Kusumaatmadja menyayangkan ketiadaan Wimar dalam acara GK. Menanggapi komentar Sarwono itu, Effendi bilang,"Bagi kami, kita tetap membutuhkan Wimar untuk mengawal pilkada."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dihubungi seusai penayangan acara GK itu, Wimar kembali menegaskan ketidakhadirannya dalam acara tersebut bukan karena dirinya berhalangan hadir namun karena memang sudah tidak diperkenankan lagi oleh pihak pengelola televisi. "Saya diberhentikan,"tegasnya kepada berpolitik.com via telepon, Kamis malam (24/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengelola perspektif online ini, sudah dua bulan terakhir ini Produser Jak TV, Martin Mohede, membujuk dirinya agar mau mengundurkan diri dari GK. Aksi persuasif itu dilakukan karena penutupan acara Wimar's World (baca laporannya:&lt;a href="http://www.berpolitik.com/news.pl?n_id=3486&amp;c_id=21&amp;amp;g_id=286" target="_blank"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;), nyatanya tak menghambat Wimar untuk terus menyampaikan komentar-komentarya yang tajam, meski sering diimbuhi dengan gurauan di sana-sini dalam acara tersebut."Sorry nih kita sudah tidak bisa bekerja. Pak Sutiyoso nggak mau datang, kita tak bisa (meliput) ke balaikota," ujar Wimar mengulang pernyataan pihak Jak TV kepada dirinya ketika menyampaikan penutupan Wimar's World.diimbuhinya, "Jadi tekanannya bukan dalam bentuk fisik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulanya, kata Wimar, dirinya diminta agar bicaranya tidak terlalu bebas. Ketika balik ditanya apa definisinya, pihak Jak TV kebingungan sendiri. Akhirnya mereka meminta Wimar tak lagi menyebut-nyebut nama Sutiyoso.Sepertinya Gubernur Jakarta ini merasa tak &lt;i&gt;sreg&lt;/i&gt; dengan pernyataan-pernyataan Wimar. "Rupanya orang yang tak suka dengan saya merasa lebih mudah menekan Jak TV ketimbang menekan saya,"ujar WW, begitu ia biasa disapa kalangan dekatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu Wimar berkesimpulan, komentar-komentarnya soal iklan Fauzi Bowo hanyalah pemicu saja. Akar permasalahannya bukan soal itu. Pihak direksi Jak TV khawatir dukungan Sutiyoso terhadap mereka bakal putus sama sekali. "Harusnya jika Jak TV itu memang pendukung Sutiyoso, mereka jangan mengundang panelis independen seperti saya. Cukup undang panelis yang jadi tim suksesnya salah seorang kandidat saja," ujar bekas juru bicara kepresidenan di masa Gus Dur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Martin Mohede, produser acara Jakarta TV, menyangkal adanya tekanan dari siapapun dibalik pemecatan Wimar. Kepada detik.com (21/5), Martin menegaskan, pemberhentian tersebut dilakukan karena Wimar dinilai telah melanggar komitmen bersama, yaitu tidak menjelek-jelekan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, Kepada Media Indonesia (23/5), Martin mengajukan argumentasi yang berbeda. Pemberhentian itu, kata dia, terkait dengan upaya perubahan untuk menunjang proses kreativitas dan proses penyegaran secara bertahap. "Pergantian ini dilakukan supaya memberi warna baru. Mungkin kami akan terus mengganti panelis supaya acara ini tetap menarik,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakonsisten argumentasi Martin jelas mengundang tanya. Bahkan menguatkan sinyalemen adanya sesuatu dibalik pemecatan Wimar itu. Sebagaimana dinyatakan Faisal Basri, hal itu jelas akan menganggu kredibilitas acara GK. Tak heran jika Wimar turut khawatir terhadap keberlangsungan acara GK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang paling wajar itu kalau saya diberhentikan oleh Gubernur Kita. Karena saya diberhentikan oleh Jak TV, GK semestinya harus ambil sikap."Kalau tak ambil sikap, (GK) harus hati-hati dengan publik. Bukan karena mereka mendukung saya, tapi mendukung kebenaran," ingatnya. Sebagaimana diketahui, acara GK merupakan hasil kerjasama Effendi Ghazali berserta tim dengan Jakarta Televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wimar menegaskan dirinya ikhlas saja diberhentikan."Saya hanya minta adanya kejujuran dalam proses (pemberhentian) ini. Sudah biasa kok saya diberhentikan. Kalau sudah tidak sesuai kebutuhan, ya diberhentikan saja. Yang membuat saya penasaran, kenapa harus bilangnya Wimar berhalangan hadirlah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyitir kalimat populer dari sebuah iklan rokok, "tanya kenapa?"&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;sumber :&lt;/span&gt;berpolitik.com     &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8372687061297793830-5888568265108594956?l=gubernurkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubernurkita.blogspot.com/feeds/5888568265108594956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8372687061297793830&amp;postID=5888568265108594956' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/5888568265108594956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/5888568265108594956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubernurkita.blogspot.com/2007/05/ancaman-bagi-kebebasan.html' title='Ancaman Bagi Kebebasan'/><author><name>Hancurkan Arogansi Birokrasi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8372687061297793830.post-2314268499646603129</id><published>2007-05-26T02:07:00.000-07:00</published><updated>2007-05-26T02:09:04.716-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOKE'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GUBERNUR KITA'/><title type='text'>Kritisi Fauzi Bowo, Wimar 'Ditendang' dari 'Gubernur Kita'</title><content type='html'>Jakarta - Diduga lantaran mengkritik calon gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo,  Wimar Witoelar diberhentikan sebagai panelis tetap dalam acara talk show  'Gubernur Kita' yang ditayangkan JakTV.&lt;br /&gt;&lt;div class="post-body"&gt;&lt;p&gt;"Saya diberhentikan tadi pagi.  Disampaikan secara lisan, berkali-kali berhubungan dengan staf saya," ungkap  Wimar saat dihubungi detikcom, Senin (21/5/2007).&lt;br /&gt;Pernyataan lisan itu,  menurut Wimar, disampaikan oleh Produser JakTV Martin Mohede. "Janjinya mau  memakai surat, tapi sampai malam ini belum saya terima," kata Wimar.&lt;br /&gt;Apa  alasan Martin memberhentikan Wimar sebagai panelis dalam acara yang digelar  setiap Kamis malam itu? "Dia minta saya mengundurkan diri karena mengganggu  kenyamanan Fauzi Bowo," kata Wimar menyebutkan alasan Martin.&lt;br /&gt;Wimar  menyebutkan JakTV telah dihubungi oleh para staf Fauzi Bowo usai acara 'Gubernur  Kita' pada Kamis 17 Mei 2007 lalu. Tak lama setelah acara usai, Martin, seperti  diungkapkan Wimar, dihubungi oleh para staf Fauzi Bowo.&lt;br /&gt;"Dia (Martin) bilang  atas konsultasi dengan mereka, saya dikeluarkan," kata Wimar.Acara 'Gubernur  Kita' ini telah berlangsung sejak Agustus 2006. Selain Wimar, panelis lain dalam  acara yang dipandu Effendi Ghazali ini adalah Ryaas Rasyid.  (aba/sss)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : detikcom&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8372687061297793830-2314268499646603129?l=gubernurkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubernurkita.blogspot.com/feeds/2314268499646603129/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8372687061297793830&amp;postID=2314268499646603129' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/2314268499646603129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/2314268499646603129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubernurkita.blogspot.com/2007/05/kritisi-fauzi-bowo-wimar-ditendang-dari.html' title='Kritisi Fauzi Bowo, Wimar &apos;Ditendang&apos; dari &apos;Gubernur Kita&apos;'/><author><name>Hancurkan Arogansi Birokrasi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8372687061297793830.post-5598738883200720215</id><published>2007-05-26T02:02:00.000-07:00</published><updated>2007-05-26T02:07:26.802-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOKE'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WIMAR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GUBERNU KITA'/><title type='text'>Wimar Dipecat dari Gubernur Kita - Jak-TV Mengaku Ditekan</title><content type='html'>Perspektif Online&lt;br /&gt; &lt;div class="post-body"&gt;&lt;h5&gt;22 May 2007&lt;/h5&gt; &lt;div class="ad"&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!-- google_ad_client = "pub-5832199713870727"; google_ad_width = 300; google_ad_height = 250; google_ad_format = "300x250_as"; google_ad_type = "text_image"; google_ad_channel ="4209954038"; google_color_border = "DDDDDD"; google_color_bg = "FFFFFF"; google_color_link = "0066CC"; google_color_url = "999999"; google_color_text = "000000"; //--&gt;&lt;/script&gt; &lt;!-- &lt;script type="text/javascript" src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt; &lt;/script&gt;--&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="bodytext"&gt; &lt;p&gt;Bukannya Foke muncul, malah Wimar menghilang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukannya kampanye curang dihentikan, malah yang nanyain dihentikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sudah berminggu-minggu semua orang termasuk Wimar menunggu kehadiran Fauzi  Bowo, satu-satunya Calon Gubernur yang belum memenuhi undangan ke Gubernur Kita  untuk memperkenalkan diri ke pemilih dan menerangkan visi dan misi sebagai  Gubernur mendatang. Padahal &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=642"&gt;banyak sekali  pertanyaan untuk Bang Foke&lt;/a&gt;, antara lain mengenai niat dia sebagai penerus  Gubernur Sutiyoso dan mengenai &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=644"&gt;kampanye  terselubung menggunakan duit rakyat&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=660"&gt;episode Gubernur  Kita Kamis lalu&lt;/a&gt; masih menyinggung etika kampanye Fauzi Bowo, Jak-TV mengaku  ke WW mereka ditekan oleh orang Fauzi Bowo, dan akhirnya hari Senin pagi (21/5)  memberhentikan Wimar dari tugas panelis Gubernur Kita.&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;img alt="" src="http://farm1.static.flickr.com/147/407166276_0e88cdc42a.jpg?v=0" height="275" width="500" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Effendi Ghazali (moderator), Ryaas Rasyid (masih  panelis), Wimar Witoelar (mantan panelis)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pemberhentian ini pertama dilaporkan oleh berpolitik.com, &lt;a href="http://www.berpolitik.com/news.pl?n_id=4686&amp;c_id=21&amp;amp;g_id=286"&gt;Wimar  Dipecat dari Gubernur Kita!&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="margin-right: 0px;" dir="ltr"&gt; &lt;p&gt;Akhirnya terjadi juga. Wimar Witoelar resmi dipecat sebagai panelis dalam  acara Gubernur Kita yang mengudara setiap Kamis malam di Jakarta TV.  Pemberhentian itu sebenarnya sudah diproses sejak Jumat lalu (18/5). Pihak Jak  TV sudah bertemu dengan staf Wimar. Dalam pembicaraan itu, Jak TV meminta Wimar  mengundurkan diri. Pasalnya, pihak stasiun yang antara lain sahamnya dimiliki  oleh Eric Thohir ini mendapat banyak SMS dari yang mereka sebut sebagai  "orang-orang penting" perihal omongan Wimar yang mempersoalkan iklan  terselubungnya Fauzi Bowo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika dihubungi per telpon siang ini (21/5), Wimar setengah bergurau masih  sempat bilang, "Ini bab dua, kelanjutannya, he..hee. Kali ini atas perintah  orang-orang sekitarnya Fauzi Bowo."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Baca &lt;a href="http://www.berpolitik.com/news.pl?n_id=4686&amp;c_id=21&amp;amp;g_id=286"&gt;wawancara  pertama Wimar mengenai kasus ini di berpolitik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Kemudian detikcom juga melaporkan, &lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/21/time/184911/idnews/783013/idkanal/10"&gt;Kritisi  Fauzi Bowo, Wimar Ditendang dari Gubernur Kita&lt;/a&gt;: &lt;/p&gt; &lt;blockquote style="margin-right: 0px;" dir="ltr"&gt; &lt;p&gt;"Saya diberhentikan tadi pagi. Disampaikan secara lisan, berkali-kali  berhubungan dengan staf saya," ungkap Wimar saat dihubungi detikcom, Senin  (21/5/2007). Pernyataan lisan itu, menurut Wimar, disampaikan oleh Produser  JakTV Martin Mohede. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa alasan Martin memberhentikan Wimar sebagai panelis dalam acara yang  digelar setiap Kamis malam itu? "Dia minta saya mengundurkan diri karena  mengganggu kenyamanan Fauzi Bowo," kata Wimar menyebutkan alasan  Martin.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Saat ditanya wartawan yang sama, pihak JakTV memberikan alasan yang berbeda:  &lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/21/time/192023/idnews/783026/idkanal/10"&gt;JakTV  Bantah Ditekan Fauzi Bowo&lt;/a&gt;:&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="margin-right: 0px;" dir="ltr"&gt; &lt;p&gt;"...Ini semata masalah Wimar keluar dari komitmen," ungkap Produser Eksekutif  'Gubernur Kita' JakTV Martin Mohede dalam perbincangan dengan detikcom, Senin  (21/5/2007). Menurut Martin, saat acara itu digagas, terjalin komitmen tidak  boleh menjelek-jelekkan orang lain. "Kita komitmen acara ini untuk cari solusi.  Boleh kritis, tapi ujung-ujungnya solusi," jelas Martin. &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;img class="reflect" alt="" src="http://farm1.static.flickr.com/165/345976107_c6d1a15212.jpg?v=0" height="374" width="500" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Martin Mohede, Produser  Eksekutif 'Gubernur Kita'&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="left"&gt;Masih mencari siapa yang menekan, detikcom bertanya ke Fauzi Bowo  Center yang menjawab: &lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/21/time/194653/idnews/783042/idkanal/10"&gt;Fauzi  Bowo Tidak Menekan JakTV&lt;/a&gt;:&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="margin-right: 0px;" dir="ltr"&gt; &lt;p&gt;"Waduh, fitnah itu. Nggak kepikiran kita melakukan itu," cetus Direktur Fauzi  Bowo Center, Makmun Amin, saat dihubungi detikcom, Senin (21/5/2007). Menurut  Makmun, Fauzi Bowo sendiri tidak pernah berkomentar apa-apa atas acara 'Gubernur  Kita' itu. "Tidak logis itu. Tidak pernah juga terlintas di tim pendukung untuk  menghubungi JakTV itu," kata Makmun. &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Siapapun yang menekan pasti tidak akan mengaku, tapi siapa sih yang  diuntungkan dari pemecatan ini? Menurut Faisal Basri dalam liputan  berpolitik.com: &lt;a href="http://www.berpolitik.com/news.pl?n_id=4694&amp;c_id=21&amp;amp;g_id=286"&gt;Citra  Fauzi Justru Makin Buruk&lt;/a&gt;:&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="margin-right: 0px;" dir="ltr"&gt; &lt;p&gt;...pemecatan terhadap Wimar sebenarnya justru makin merugikan citra Fauzi  Bowo sendiri. Menurut Faisal, tak soal apakah yang melakukan itu orang-orang  dekatnya atau memang atas kehendak dirinya sendiri. Selama Fauzi membiarkan atau  tak membantahnya, berarti dia bisa dianggap menyetujuinya. Jadi, "Jangan  salahkan orang lain jika ada anggapan, 'baru jadi calon saja sudah begitu,  bagaimana jika sudah benar-benar jadi Gubernur," ujarnya  prihatin.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;p&gt;Sama dengan saat &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=616"&gt;JakTV  memberhentikan acara rating tertingginya sendiri, Wimar's World&lt;/a&gt;, Wimar tidak  ingin berita ini menjadi soal dirinya. Don't worry, WW sih baik-baik saja,  karena secara pribadi &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=665"&gt;sudah biasa  dibredel&lt;/a&gt; sejak jaman Perspektif, Selayang Pandang, Dialog Aktual. Yang perlu  dikasihani justru adalah media, penonton, dan kredibilitas acara Gubernur Kita.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah penonton masih bisa percaya acara mengenai Pilkada yang  ceritanya mengangkat semua masalah tapi sekalinya mengangkat soal etika  kampanye, satu panelis independen dipecat, sementara satu panelis yang disimpan  adalah &lt;a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/jabodetabek/dukungan-fauzi-bowo-capai-70-3.html"&gt;ketua  salah satu partai pendukung Fauzi Bowo&lt;/a&gt; merangkap &lt;a href="http://www.gatra.com/2007-03-22/artikel.php?id=103190"&gt;anggota tim sukses  Fauzi Bowo&lt;/a&gt;, dalam acara yang &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=644"&gt;disponsor iklan  Fauzi Bowo di setiap break&lt;/a&gt;, dari stasiun yang &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=640"&gt;bisnis  pemiliknya sangat tergantung&lt;/a&gt; pada kelompok Sutiyoso-Fauzi? Jawabannya ada di  Anda sendiri...&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;img alt="" src="http://farm1.static.flickr.com/167/448842729_095f448e19.jpg?v=0" height="300" width="500" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Kita semua pemilih  pemula...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 180%;"&gt;Cerita Di Balik Layar Gubernur  Kita&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masih belum bosan dengan cerita menyedihkan ini dan ingin dengar langsung  dari Wimar? Silakan simak transkrip wawancara Wimar di Radio Utankayu 89,2FM KBR  68H Senin (21/5) malam mengenai Gubernur Kita dari awal sampai sekarang dan  permasalahan JakTV, beserta SMS dari pendengar radio:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Host Sandra Sahelangi: Selamat malam, bung Wimar? &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wimar Witoelar: Selamat malam, dengan Sandra ya? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Betul sekali. Saya sebenarnya bingung ini mengucapkan selamat  atau prihatin atas pemecatan anda. Kalau selamat mungkin karena pemecatan anda  berhasil menunjukan kualitas pejabat publik kita dimata masyarakat, prihatin  kenapa anda yang harus dieliminasi?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Saya kira, fokusnya jangan pada saya, karena saya sudah hidup lama dalam  situasi begini, tapi apa keadaan media kita dan kekuasaan pada saat ini, ya itu  saya prihatin. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Sudah deal dihentikan ya?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Sudah ditelepon sebetulnya. sudah beberapa kali pertemuan dengan staff  saya. yang terakhir kemaren sore, saya juga ikut. Rupanya mereka itu sebetulnya  ingin saya mengundurkan diri jadi kan lebih mudah, tapi saya rasa kalau saya  mengundurkan diri itu tidak fair terhadap orang yang mendukung pendapat-pendapat  yang seperti saya ini, kok begitu kita menunjukkan suatu korupsi besar dari  salah satu calon, dimarahin lalu mundur. lalu saya bilang kalau mau berhentikan  silahkan karena ini acara anda tapi saya tidak akan mengundurkan diri. Jadi dia  bilang, "Baiklah, kita tunggu rapat board dan kami bertahu". Jadi saya bilang,  "Saya dikasih tahu dong sebelum kamis", kamis malam acaranya supaya saya gak  dateng ke studio. kalau saya diberhentikan saya tidak datang, kalau tidak  dikasih pemberitahuan ya saya datang. Terus saya bilang "Kalau bisa, kalau  diberhentikan pakai surat &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=616"&gt;jangan kayak  pada waktu pemberhentian yang dulu&lt;/a&gt;", itu yang Wimar’s World tidak ada  suratnya jadi komentar Jak-TV itu rada membingungkan masyarakat. Jadi dia janji  ok, kita akan rapat board dan kita akan kasih surat, tapi rupanya tadi pagi 7.30  sudah ada telepon kepada rekan saya Susy Magdalena memberitahukan bahwa saya  diberhentikan, tapi saya tidak tahu jam berapa rapatnya karena kemaren saya  sampai malam gitu ya. Terus waktu ditanya suratnya, ya akan datang siang tapi  sampai tadi, sampai sekarang, tidak datang jadi saya pikir kalau ditanya ya saya  cerita saja seadanya. janjinya ada surat tapi tidak ada. tapi yang jelas  diberhentikan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Saya juga agak jarang nonton acara itu, mungkin bisa dijelaskan  dulu ke pendengar, nanti akan ada interaktif bersama dengan anda, sudah ada  pendengar yang ingin ngobrol dengan anda, bisa dijelaskan &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=607"&gt;secara singkat  format Gubernur Kita seperti apa&lt;/a&gt;?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Pada awalnya kelihatannya acara bagus, sebab udah lama ini, bulan Agustus  atau September 2006, saya diundang oleh Effendi Ghazali dan oleh Produser Jak-TV  saudara Martin Mohede untuk ikut jadi panelis dalam acara yang maksudnya untuk  sosialisasi Pilkada menjelaskan sistemnya dan ikut memantau kelancarannya dan  nantinya yang akan menarik, ikut menilai para calon gubernurnya. Wah asyik juga.  &lt;strong&gt;Terus saya tanya, apa yakin mau minta saya, sebab Jak-TV ini saya tahu  banyak dipengaruhi Pak Sutiyoso dan orang tahu, saya kritis terhadap semua orang  yang korup, termasuk Sutiyoso tentunya&lt;/strong&gt;. Jadi kalau ngundang saya,  konsekuensinya saya akan bicara seperti saya biasanya bicara. tapi mereka bilang  kita mau mengajarkan demokrasi. Saya sendiri tidak mencari alasan khusus untuk  menyerang satu orang, tapi kalau masalah itu muncul ya saya tanya misalnya  Busway korupsi kan panitianya sudah diadili masuk penjara, suppliernya sudah  diadili masuk penjara, tapi mereka itu sebelum dibawa pergi katanya hanya  melakukannya atas instruksi Gubernur. Saya mau tanya "ini betul tidak?", tapi  setiap saya tanya begitu orang resah.&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://farm1.static.flickr.com/103/259704548_00787e6500.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Mempersembahkan show baru:  Gubernur Kita! (Oktober 2006)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Kalau Fauzi Bowo ini kritikan apa sih, sampai kemudian anda bisa  dieliminasi?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Sebetulnya pertama pertanyaan mengapa dia tidak pernah mau datang. Karena  semua calon Gubernur, baik yang masih bakal calon, maupun yang sudah agak fix,  semua itu sudah datang berderetan, &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=473"&gt;Eddi Waluyo,  Bibit Waluyo&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=611"&gt;Faisal  Basri&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=638"&gt;Sarwono&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=611"&gt;Agum Gumelar&lt;/a&gt;  sebutlah semua orang itu. Kalau di Indonesian Idol tuh yang babak pertama hadir  semua tapi Fauzi Bowo sampai saat ini belum hadir, waktu itu ada 2 yang belum  hadir pak Adang dan Fauzi Bowo jadi saya bilang: "&lt;strong&gt;Datang dong, supaya  kita bisa tanya&lt;/strong&gt;" sebab banyak pendukung kami, sebab acara kami ini  didukung oleh website www.perspektif.net yang anda bisa buka juga nanti malam  ini, atau besok pagi, dimana &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=642"&gt;banyak  pertanyaan yang dititipkan dari masyarakat&lt;/a&gt;. Jadi kalau tidak datang saya  tidak bisa tanya, &lt;strong&gt;sampai saat ini saya belum pernah ketemu Fauzi Bowo  itu seumur hidup&lt;/strong&gt;, Adang Dorodjatun juga belum tapi waktu pak Adang  datang, dia datang, dia senyum, dengan baik-baik, mencoba menjawab pertanyaan  sebisa dia dan saya sih tidak maksa, kalau saya sudah tanya, dan dia sudah  jawab, silahkan penonton menilai jawabannya bagus atau tidak, juga menilai  pertanyaan saya fair atau tidak, ini kan kami yang menyelenggarakan acara,  penonton yang menilai. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Tapi Fauzi Bowo tidak pernah datang ya?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Tidak datang-datang. Tapi dia bilang alesannya umroh, ini, itu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Berikut katanya mengkritik iklan?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Iya, jadi saya bilang, selagi dia tidak datang lalu di breaknya keluar  iklan dia. Jadi saya tanya pada produser, "&lt;strong&gt;kok lucu ya, acara kita  disponsor Fauzi Bowo&lt;/strong&gt;". Jadi acara yang pura-pura HUT DKI, padahal "mau  maju pilihlah yang mampu, Fauzi Bowo" gitulah, tidak hafal, pasti anda tahu  iklannya. Jadi setiap station break iklan Fauzi Bowo, calon lain tidak ada  iklannya. Adang Daradjatun tidak ada, yang lain pun yang masih dinantikan  calonnya itu tidak ada, jadi lucu sekali. Saya mulai rada resah disitu, jadi  saya bilang pak Fauzi, datang dong, karena ada iklan itu, terus ada billboard  besar di Slipi dan di mana-mana, Selamat Hari Pendidikan Nasional, Hari Ulang  Tahun Jakarta DKI fotonya Fauzi Bowo jadi saya pikir, itu kan poster acara DKI,  jadi pakai uang DKI, masa sih pakai uang pribadi. Kalau pakai uang DKI kenapa  gambar Fauzi Bowo kalau Hari Pendidikan Nasional kenapa bukan gambar buku,  gambar sekolah, tapi kok gambar Fauzi Bowo, kalau harus orang kenapa Fauzi Bowo  kan Gubernur-nya Sutiyoso. Jadi ya itu banyak pertanyaan yang saya lemparkan  yang oleh pihak sana barangkali dianggap sebagai sinis, ya mungkin sinis. &lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://farm1.static.flickr.com/174/483098826_32ae46ea76.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Katanya ini bukan  kampanye&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Ini terbalik dengan kontes idol, juri yang dieliminasi bukan  peserta. Ok bung Wimar, kita sudah bersama dengan penelepon, yang langsung akan  berkomentar dengan anda pak Yusuf silahkan?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pak Yusuf: Selamat malam Pak Wimar Witoelar? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Selamat malam pak Yusuf &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pak Yusuf: Begini pak Wimar, jadi saya sebetulnya itu agak jengkel. Kenapa  itu calon dipentolkan jadi calon Gubernur, calon ini ternyata tidak mau  dikritik, lebih bagus Gubernur Sutiyoso. saya kemaren waktu kritik Sutiyoso itu  sampai marunda, dia tidak beres, dan dia terima. Tapi kalau toh memang seorang  Fauzi bagaimana dia bisa mengatur warga Jakarta yang tertuju kepada ketua DPRD..  coba kritik itu calon? Tidak tepat itu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Baik terimakasih, Pak Yusuf di Jakarta Utara. Ini masih beruntung  Pak Yusuf, Sutiyoso masih menerima kritik pak Yusuf. Tapi anda tidak ya, Wimar’s  World dieliminasi karena itu kan pak?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Wimar’s World langsung sebetulnya, menurut direksi Jak-TV sekarang saya  bisa cerita karena sudah selesai ceritanya. Menurut direksi Jak-TV melalui Pak  Martin, sebetulnya Pak Sutiyoso itu ingin saya hilang sama sekali dari Jak-TV,  bahkan waktu itu dia mengeluarkan karena Jak-TV tidak saja mengeliminir saya,  karena acara &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=613"&gt;Wimar’s World  kami itu rated No.1-2, paling sukseslah ya&lt;/a&gt;. Dan di Gubernur Kita, katanya  kalau saya datang itu rating tinggi, kalau saya ke luar negeri, ratingnya turun.  Jadi Jak-TV sangat baik pada saya, sampai saat ini pun Jak-TV, Effendi Ghazali,  baik pada saya, makanya &lt;strong&gt;dengan sangat menyesal mereka bilang, Pak  Sutiyoso rupanya tidak senang anda di sini, bagaimana kalau anda istirahat  sampai Pilkada selesai&lt;/strong&gt;, dengan asumsi barangkali Fauzi Bowo yang  menang. Saya bilang ya tidak usah ada deal istirahat. kalau diberhentikan  berhentikan. kalau tidak, tidak. tapi saya rasa sebagai kawan kalau anda  berhentikan saya dari Gubernur Kita, kali orang akan ribut, lalu dia pikir kalau  Wimar’s World itu tidak membahas pilkada secara khusus, juga bukan politik  keras, &lt;strong&gt;bicara damai-damai saja karena saya senang percakapan tenang  selama 1 jam, malah itu diberhentikan. tidak fair. padahal acara itu harmless  tidak menganggu siapa-siapa&lt;/strong&gt;, tapi sekedar supaya saya tidak ada di  Jak-TV. Rupanya setelah Wimar’s World hilang saya kan tetap ada tiap minggu  tetap bicara jadi akhirnya mereka putuskan, tadinya mau minta saya mengundurkan  diri tapi karena saya tidak mau, diberhentikan, yang adalah sepenuhnya hak  mereka secara legal. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Banyak sekali pesan pendek yang masuk dan hampir semuanya  mendukung anda bung Wimar?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Mendukung media transparansi. saya sih ya sudah berhenti saja. Jangan  dipersoalkan lagi &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nindya: tidak mau dikritik ya, tidak usah ke politik, tidak mau ke pusaran,  katanya pergi ke hutan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tia: Belum jadi Gubernur saja sudah difaktor belum lagi dana APBD dibuat  kampanye, serahkan kepada ahlinya, ahli tilep uang, ahli membungkam kaum yang  kritis bencana untuk DKI. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pak Dodo: Inilah Indonesia gaya Soeharto, masih menderita di Tanah Air kita.  Sepetinya Fauzi Bowo jadi Soeharto jilid 2. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Faiz: Bubarkan saja acara Gubernur Kita kalau pemilik Jak-TV takut sama  pejabat tertentu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Itu sangat betul, sangat serius. &lt;strong&gt;Jadi saya pikir apa nilainya  Gubernur Kita, kalau dia sudah menjadi acara Fauzi Bowo Kita&lt;/strong&gt;, iklannya  Fauzi Bowo, panelis yang mengkritik dia dihentikan, satu panelis sangat pro pada  Fauzi Bowo, jadi mau apalagi &lt;strong&gt;kasihan Effendi Ghazali kredibilitasnya  berkurang&lt;/strong&gt; nanti jangan-jangan kebawa ke Republik Mimpi bahwa acara ini  hanya entertainment saja bukan betul-betul pendidikan politik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Ok, jadi anda melihat bahwa perjalanan Gubernur Kita nanti akan  berat sebelah?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Tidak, menurut saya sudah tidak ada nilainya. sayang uang dan sayang  waktunya. lebih baik kalau sudah ada tukul, nonton tukul gitu ya. Karena di  acara ini tidak ada political education, bagaimana kita mau mendidik orang untuk  kritis misalnya, kalau orang yang kritik diberhentikan. Yang tegas-tegas saja.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Ini ke depan anda akan balik menuntut atau seperti apa?&lt;/strong&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Tidak-tidak, saya tidak ada tuntutan sama sekali. Saya kan kalau anda  ikuti kehidupan saya &lt;a href="http://perspektif.net/indonesian/article.php?article_id=667"&gt;barusan saja  saya di acara café ketemu Sophia Latjuba&lt;/a&gt;, nyanyi, &lt;a href="http://perspektif.net/indonesian/article.php?article_id=662"&gt;kemaren saya  shooting film&lt;/a&gt;. Jadi kehidupan saya itu sudah kehidupan yang sangat pribadi  dan tenang. Tapi waktu itu bulan Agustus saya diminta oleh Jak-TV dan Effendi  Ghazali untuk ikut jadi panelis supaya Gubernur Kita ini lebih tajam, lebih  kritis, lebih humor, lebih rame, gitu ya. Ya saya ikut, saya tidak memiliki  acara itu, jadi saya diajak, saya ikut, terus saya disuruh berhenti ya berhenti.  Seperti misalnya ada bus mau ke Bandung, terus saya karena supir pengalaman ikut  deh dengerin ada bunyi-bunyi di bus ini, barangkali kalau ada kerusakan ada yang  kasih tau, terus saya ikut, terus ada kerusakan saya kasih tau, itu tuh di depan  ada begini itu rodanya barangkali saya bisa betulin. Dia bukannya melihat  penyakitnya, silahkan anda turun deh di Purwakarta, saya pulang naik bus saja,  kembali ke kehidupan saya semula. &lt;strong&gt;Semua acara TV saya itu atas undangan,  saya tidak pernah minta&lt;/strong&gt;. Wimar’s World pun diundang, dulu City View,  saya itu diundang terus diberhentikan, ya bagus juga jadi hidupnya penuh variasi  tidak bosan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Ke depan punya rencana buat acara sejenis misalnya di stasiun  TV?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Saya kira, saya tidak punya kemampuan atau energi seperti Effendi Ghazali  untuk membuat acara. Kemampuan saya itu sangat spesialis hanya untuk mendengar,  mengkomentari, nyeletuk, dan mencoba menampung suara penonton. Kalau saya  dianggap ahli bikin mie kangkung, bukan berarti saya bisa bikin restoran dengan  200 meja saya hanya bisa bikin mie kangkung, saya hanya bisa memberikan  komentar, melihat secara jernih, tidak ada agenda apa-apa, dan bercerita  seadanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Respon, atas acara Gubernur Kita ini, selama ini seperti  apa?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Itu barangkali lebih baik ditanyakan kepada station, tapi yang saya  dengar itu memang termasuk acara yang digemari &lt;a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=554"&gt;dari 80 acara  Jak-TV, itu masuk No. 8 atau 9&lt;/a&gt; yang No.1 nya Wimar’s World tadi itu,  bukannya sombong ya, yang Wimar’s World bukan acara politik. tapi saya  diberitahu oleh Bapak Timbo Siahaan yang adalah salah seorang pimpinan station  bahwa wah kalau pak Wimar tidak ada itu drop. setiap saya tidak ikut itu drop,  jadi memang orang ya ada nilai entertainmentnya atau juga ada nilai dari  pertanyaan-pertanyaan yang terhitung polos atau bisa dibilang tajam ya, karena  orang tidak senang juga kalau acaranya hanya nyanyi-nyanyi, dan hura-hura,  padahal itu acara politik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Ok, secara on air, Fauzi Bowo tidak pernah datang, tapi kalau  misalnya di lain acara ini pak Wimar pernah bertemu dengan Fauzi Bowo?&lt;/strong&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Saya tidak pernah bertemu barangkali itu salah saya juga karena saya  tidak aktif politik, &lt;strong&gt;saya selain di Gubernur Kita, tidak mengamati,  tidak mengikuti kampanye, tidak juga berhubungan, dengan calon Gubernur yang  manapun&lt;/strong&gt; jadi ya mana saya pernah liat tapi saya diberi tahu oleh  kawan-kawan bahwa dia memang, anda mungkin lebih tahu jarang atau tidak pernah  berdialog tajam dengan pers. Padahal saya pikir, kalau dia datang di Gubernur  Kita saya merasa diri orang yang sopan, saya tidak akan mengada-ngada  pertanyaanya, latihan yang baik buat Fauzi Bowo kalau dia terpilih untuk  menghadapi pers suatu saat dia harus menghadapi pers dong, kecuali mau kayak Pak  Soeharto ngumpetnya selama 20 tahun, sampai dia PD, masa sih... &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Bagaimana komentar panelis yang seperti Effendi Ghazali atas  pemecatan anda?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Lucunya sejak saya digoyang dan dipecat tidak ada kabar sama sekali  Effendi Ghazali, padahal lucu, sampai dengan acara yang terakhir dia itu sangat  mendukung saya, jadi saya itu, aneh ini ya Sandra, &lt;strong&gt;tidak satu kali pun  ditegur atau diperingatkan untuk berubah di acara itu&lt;/strong&gt;. Jadi yang minta  saya berubah tuh kalau suatu malam ada telepon, direksi kirim Martin suruh  ketemu saya tapi di acaranya setiap saya bikin jokes ketawa, setiap acara tuh  closing statementnya diserahkan pada saya oleh Effendi Ghazali. &lt;strong&gt;Terus  setiap saya tajam, "sorry nih", mereka bilang, "gak papa WW ini bagus, harus  gitu, kita terimakasih pada anda, sebab kami itu tidak ada yang bisa". Saya  pulang dengan perasaan yang enak&lt;/strong&gt;. orang juga takut selamat wakil  pimp.nya Effendi Ghazali bilang "Pak Wimar closing statement anda elegan", itu  bisa ditanyakan pada mereka, jadi saya merasa menjalankan tugas saya dengan baik  begitu, jadi anehlah waktu sekonyong-konyong diberhentikan itu jelas keputusan  off air, keputusan di luar acara. &lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;img alt="" src="http://farm1.static.flickr.com/55/268128058_303a5fe06b.jpg?v=0" height="375" width="500" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Ok, jadi kembali ke soal pemberhentian anda, jadi selama ini kan  sampai tadi, baru menerima pemberitahuan secara lisan?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: 7.30 pagi secara telepon. (Senin 21/5)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Kalau begitu, alasan pemberhentian ini apakah memang sudah fix  dari Fauzi Bowo yang berkomunikasi langsung kepada....?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Iya ini dijelaskan betul pada pertemuan-pertemuan itu bahwa &lt;strong&gt;Pak  Fauzi Bowo sangat keberatan karena saya menuduh macam-macam. Saya bilang ya  sebetulnya kan tinggal datang dan membantah, lalu tinggal liat siapa yang  bener.&lt;/strong&gt; Terus mereka concern bahwa dia tidak mau datang gitu,  jangan-jangan dia tidak mau datang. Saya bilang saya masih baik kalau begitu,  tunggu saja saya mau ke negeri Belanda bulan depan, kasih tau mungkin dia datang  kalau saya tidak ada. Atau kalau gak saya harus berhenti sama sekali, karena  bagaimana ya, kalau dia datang masa saya tidak tanya, masa dia takut ditanya  saya di suatu acara TV dimana tidak mungkin kita berkelakuan tidak sopan.  &lt;strong&gt;kalau saya tidak sopan juga malu sendiri kan?&lt;/strong&gt; Jadi saya  menganggap ini suatu diskusi yang sehat kecuali kalau kegiatan Fauzi Bowo begitu  tidak sehatnya sehingga diomongin pun tidak mau. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SS: Kalau ada station lain baik TV atau Radio yang menawarkan acara  sejenis Gubernur Kita apa anda masih mau?&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;WW: Setiap tawaran itu saya akan tanggapi kasus per kasus selama ini berjalan  saya hampir tiap hari ditawarin di station lain, walaupun bukan mengenai topik  Gubernur Kita ya. Saya kehidupannya adalah dalam komunikasi jadi adalah setengah  kewajiban saya, setengah hobi saya untuk berbicara dimana diundang selama saya  mengenal subject itu, kalau saya ditanya mengenai topik yang saya tidak tahu ya  saya tidak bisa memenuhi, tapi dimana saya diundang saya dateng. Jadi kalau anda  yang mengundang acara begini saya akan lihat. Dan saya juga barangkali tidak mau  mempersulit orang, saya ingin tanya apakah ada rambu-rambu, karena di Jak TV  waktu saya diminta di Wimar’s World saya juga tanya, "&lt;strong&gt;Pak, sebelum kita  mulai saya mau tanya apa ada rambu politik yang saya harus jaga supaya tidak  saya langgar&lt;/strong&gt;, karena saya tanpa sengaja barangkali bisa mengacaukan  rencana anda, saya bukan pejuang murni, kalau anda gak mau repot jadi diberi  tahu di awal". "Oh enggak-enggak, anda bebas aja, sekarang kita kan jaman bebas"  begitu respon mereka. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;SMS dari Pendengar&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;INTERAKTIF JURNAL 21 RADIO UTANKAYU, 89,2 FM&lt;br /&gt;Senin, 21 Mei  2007&lt;br /&gt;Pkl.21.30 – 22.00 WIB&lt;br /&gt;Host : Sandra Sahelangi&lt;br /&gt;Fokus interaktif:  Lantaran mengkritik calon gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Wimar Witoelar  diberhentikan sebagai panelis tetap dalam acara talk show 'Gubernur Kita' yang  ditayangkan salah satu stasiun televisi swasta lokal di Jakarta. Bagaimana  komentar anda atas sikap pejabat publik yang masih enggan dikritik di era  demokrasi saat ini ? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Tidak mau diKRITIK ,ya tidak usah ke POLITIK, tidak mau diberi SARAN , ya  pergi saja ke HUTAN -nindya / tebet -+628569100xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Blum jd gubernur aja sdh DITAKTOR! Blum lg dana APBD di buat KAMPANYE  Serahkan pd AHLINYA , AHLI tilep uang, AHLI membungkam kaum yg KRITIS BENCANA  TUK DKI. Tya+628151998xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. TAKUT AKAN TUHAN ADALAH PERMULAAN PENGETAHUAN, TETAPI ORANG BODOH MENGHINA  HIKMAT DAN DIDIKAN.+628134404xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Ini lah Indonesia gaya soehato masih menggurita ditanah air kita  sepertinya Foke menjadi Soeharto jilit dua .Bpk Dodo tamah  abamg+628138855xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. ROY Gn sahari, malam mba Sandra, pola tingkah,sepak terjang Fauzi Bowo  mulai dari kampanye terselubung di tv,radio,koran,selebaran2,tapi minta hal  serupa yg dari calon lain di tertibkan.Itu adalah CURANG ! Sekarang tidak mau  menerima keritik itu adalah AROGAN ! Apa calon yg model begini yg mau kita  pilih? Kalo ngga golput setidaknya JANGAN pilih FB !+628180683xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Bubarkan saja acara gubernur kita,kalau pemilik jak TV takut ama pejabat  tertentu.FAIS CWNG.+628180870xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Jawabannya, calon tersebut saya himbau utk tdk dipilih oleh rakyat,  enny-kemyrn.+628131994xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;8. AHMAD JAKARTA BARAT. BELUM JADI GUBERNUR SUDAH UNJUK GIGI, JANGAN2 JADI  GUBERNUR NANTI MODEL UTAN KAYU BISA2 MASUK BUI. CAPEK DAH KALAU ADA YG  BEGINI+62815984xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;9. sautrenasto-mungkin acaranya bung wimar tdk be-rating,apalg cm jack tv  pangsa siar stasiunnya kecil. Mungkin terjemahan yg lain wimar sdh tdk "hits" ky  dulu +62812184xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;10. Ayo kita komentari dg kritik2 Pedas...biar sellular kita diputus  jaringannya...ayo sampai pagi !!!*.*ADi jkt+62899906xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;11. Gimana mau ada perubahan ?kalau pejabat tidak mau dikritik ! Pejabat  seperti itu lbh baik mundur aja !mestinya para pejabat hrs gentelman !kalau  salah hrs berani mundur !+628138544xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;12. Kritik utk kemaslahatan rakyat banyak, utk kebenaran, keadilan dan  kejujuran harus diterima dg bersyukur. Kritik sebaliknya bisa dikonter.IQSQEQ  perlu.Edydepok +62812873xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;13. SETO, klp gding: Prihatin! Setlah era bredel media lewat, msh bnyak  pejabat berdarah orba yg gemar mngintrvensi media hny krn kritikn. Bila jkt  dipimpin pjabat model begini, alamat jkt tetap akan kebanjiran &amp; saya  trpaksa beli perahu karet.@+628151001xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;14. Arif Kelapa2 Bang OZY baru jadi calon ude bertingke,ati2 rakyat udé  pinter2 padhe nyoo' +62856787xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;15. (DONNY@PD.Bambu) Inikah yg dikatakan rezim yg tegakkan HAM&amp;amp;Demokrasi?  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mari tanyakan kpd SBY&amp;JK Kmnkah para prodemokrasi yg dlu berkoar2? kmi  muak dngn ini smua!+628521565xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;16. Mmbrhentikan Wilmar krn mngritik, salah bsar! Dimana letak DEMOKRASI..  Kalau mau jadi tokoh dn pmimpin hrs mnelaah kritik utk kmajuan negara dong..  Emangnya manusia pintar itu sdh smpurna? Oma djohan. Jaksel.+6281715xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;17. Pa Ahmadjani jkt bila dikritik murka.ketiaknya pasti wangi tapi anda  jangan deket2 nanti mabok obatnya pil antimo ! Tksih+628131415xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;18. Warto,cijantung.waduh tdnya sya simpati pd bp fauzi,klo ga mau d kritik  gimana nantinya?k yg lainya aja deh.+628131733xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;19. Jgn memilih Foke nanti, pilihlah Sarwono atau Golput saja, ok? Hidup  demokrasi. Fr Donny, jkt.+6281816xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;20. Kalau orang bijak tidak mau di kritik tergolong kemauan sakit,sebab  kritikan ada manfa at buat orang bijak akan bertambah bijak. TEDDY  DEPOK+628131046xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;21. sautrenasto: sori td sms pertama salah. Ternyata ini pberhentian yg ke2  dr Jak TV.Ok bung Wimar jgn nyerah tiru Efendy Gozali yg mgkritik dg bhs  parodi.mksh +62812184xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;22. Kalo pejabat publik tdk suka dikritik berarti ia bukan pemimpin sejati,  namun dikritik itu memang gak enak kok..! Tks Taufan kuntoadji,  jaksel.+62817636xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;23. Nah! Itu "semoga pilkada berjalan sukses dan damai",gitukan iklannya  Fauzi Bowo sama Bang Yos.Huahahaha pilih dan tusuk bang Bowo sampai ko-it! Dari  Dito Utan Kayu+62856817xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;24. Mnrt sy p F B ga siap kalo dikritik,nanti sy piih AD aja.Tks bagus  jkt+62812832xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;25. (firman) ya klo memang gak mau di kritik,klo mang bnr2 kagak korup ya  pantas,tp knp pake mecat2 sgla. Lha wong kta hdp hrs saling membagi,bkn pake  cara seperti itu+628151068xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;26. Yusup jakut.Calon gubernur,Fausi wibowo pertanda sang calon gubernur tsb  bukanlah figur calon gubenur jkt yg tepat dipilih warga jkt,pilih aja calon yg  lain !+62217158xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;27. Mestinya klo pa wilmar hny ingin jd pngeritik ya gak usah dong mau diajak  gus dur utk jd men tri wkt itu+628133930xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;28. Baru calon gub aja tdk mau di kritik bgamana nanti klau sdh jd  gubernur,inilah pilian parte poli tik bukan pilihan rakyat,Riyanto  bks.+628138199xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;29. Dari sito klender, jaman reformasi media masih dintervensi?Fauzi bowo?  ..Buang aja kehutan+62815990xxxx&lt;/p&gt; &lt;p&gt;30. AssWW.SAIFUL-dKEMANG.BungWIMAR maju terus dong..Klo mndur makin terasa  melembaganya otoriter r tuh calon yg sombong &amp;amp; "RAKUS MANFAATIN FASILITAS  NEGARA",Maju terus BUNG!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;31. 3 berkat yang telah disediakan oleh TUHAN. 1 ) sy tlh di lhr kan di Dunia  2) sy bkrj &amp; hak sy trm gj , 3 ) berkat yang ada di atas kepala saya yang  harus saya meloncat loncat dan hanya loncat lebih tinggi seperti bintang NBA  Mickhel Jordan ia lari &amp;amp; kejar bola dan meloncati gala lalu bola dimasukan,  spectakuler !. Maju terus bang wimar ...Gamter Tg priok  Jakut+628138950xxxx&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8372687061297793830-5598738883200720215?l=gubernurkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubernurkita.blogspot.com/feeds/5598738883200720215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8372687061297793830&amp;postID=5598738883200720215' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/5598738883200720215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/5598738883200720215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubernurkita.blogspot.com/2007/05/wimar-dipecat-dari-gubernur-kita-jak-tv.html' title='Wimar Dipecat dari Gubernur Kita - Jak-TV Mengaku Ditekan'/><author><name>Hancurkan Arogansi Birokrasi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm1.static.flickr.com/103/259704548_00787e6500_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8372687061297793830.post-2253387556111114374</id><published>2007-05-26T01:06:00.000-07:00</published><updated>2007-05-26T01:08:04.273-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOKE'/><title type='text'>Selamat Datang CAGUB AROGAN !!!</title><content type='html'>Hancurkan...!!! Arogansi Birokrasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Birokasi Untuk kepentingan Pribadi....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8372687061297793830-2253387556111114374?l=gubernurkita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubernurkita.blogspot.com/feeds/2253387556111114374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8372687061297793830&amp;postID=2253387556111114374' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/2253387556111114374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8372687061297793830/posts/default/2253387556111114374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubernurkita.blogspot.com/2007/05/selamat-datang-cagub-arogan.html' title='Selamat Datang CAGUB AROGAN !!!'/><author><name>Hancurkan Arogansi Birokrasi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
